Jumat, 07 Oktober 2016

Tips Membuat Presentasimu Jadi Menarik

Apakah kamu pernah diminta untuk membuat sebuah presentasi? Apakah presentasimu menyenangkan? Atau, malah membuat audiens jadi malas dan ngantuk? Tentunya, hal seperti itu sangat tidak kamu atau siapapun harapkan. 


Gadis Belia Dan Gaya Presntasinya


Meski sudah dipersiapkan dengan sebaik mungkin, sering kita melupakan satu hal. Apakah presentasi yang kita buat menarik untuk disimak? Jangan sampai rekan kerja, atasan, atau klien tidak bersemangat untuk mendengarkan karena tidak memahami isi presentasi Anda. 

Biar kejadian semacam itu (pendengar jadi malas dan ngantuk) tidak sampai terjadi pada saat presentasimu, mari intip ulasan berikut. Tips membuat presentasi jadi menarik bersama asemolas. 


Singkat Dan Jelas
Presentasi yang terlalu lama, panjang dan bertele-tele, akan membuat pendengar bosan. Jadi, usahakan waktu yang digunakan untuk menjelaskan materi sekitar 25 menit saja. Jangan gunakan kata-kata atau kalimat yang tidak efektif. Ungkapkan data yang terdiri dari angka-angka dengan lebih jelas.

Akan lebih mudah jika kamu membawakan presentasi dengan menggunakan metode mind mapping. Cara ini terbukti efektif membuat pendengarnya lebih mudah mengingat dan merekam informasi dari presentasi yang disampaikan.


Penyajian Lancar
Tak hanya materi presentasi yang harus disiapkan, kamu juga harus siap. Sudahkah kamu memerhatikan kata-kata yang sedikit sulit dan mengucapkannya dengan benar? Ini sering terlewat oleh kita. Saat harus mengucapkan istilah asing atau kata yang jarang kita ucapkan, kita malah terbata-bata.

Cepat atau lambat, cara kita berbicara juga menentukan orang terhanyut dalam presentasi. Lihat bagaimana seorang dalang membawakan cerita; kadang agak keras, kadang lembut. Kamu pun perlu begitu. 

Untuk itu, harus dan sangat perlu berlatih. Mintalah teman mendengarkan presentasimu dan minta juga masukannya. Saat bicara, hindari kedua tangan terjulur atau dalam posisi bebas. Ini bisa menghilangkan konsentrasi.


Gaya Presentasi Karyawan Kantor Yang Menyenangkan


Tambahkan Foto dan Gambar
Agar lebih menarik dan mudah dicerna, selipkan gambar animasi atau foto. Jika menggunakan slide, pahami isi slide satu persatu. Usahakan membuat cerita bersambung antara satu slide dengan slide lain.

Ingat, presentasi adalah komunikasi ide. Penyampaian yang mengalir lancar akan sangat memudahkan peserta menangkap pesan yang ingin disampaikan nantinya.


Kontak Mata
Saat presentasi, coba lakukan kontak mata dengan peserta. Sambil berbicara sesekali lemparkan pandangan ke arah mereka, bisa dari sisi kanan, tengah, atau kiri. Ini akan membuat kamu mengetahui apakah peserta tertarik mendengarkan atau tidak. 

Jika ada peserta yang berbicara sendiri atau melakukan aktifitas lain, acuhkan saja. Fokuslah pada materi yang kamu berikan agar konsentrasimu tidak hilang. 


Selipkan Humor
Presentasi yang terlalu serius memang terkesan menegangkan dan bikin bosan. Jadi, selipkanlah humor yang relevan dengan topik presentasi. Humor akan menyegarkan suasana dari rasa jenuh. 

Namun, jangan ungkapkan humor yang berlebihan. Ini akan membuat presentasi malah kehilangan makna. Perlu diperhatikan bahwa kamu sedang presentasi, bukan melawak.


Presentasi Bersama Tim Kantor


Buat Ringkasan
Setelah presentasi selesai, sebaiknya kamu memberikan sedikit ringkasan dari materi yang telah disampaikan tadi. Dengan begitu, peserta bisa kembali mengingat apa yang telah mereka dapat dari presentasi yang sudah kamu bawakan tadi. (CM)
~~

Itu tadi beberapa tips agar presentasimu jadi menarik. Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat buatmu.
Jika ada saran ataupun komentar terkait artikel ini, bisa kamu tuliskan di kolom komentar.

Sampai jumpa di cerita dan tips berikutnya ya ;) 


Seorang Siswa Sedang Presentasi Di Depan Kelasnya


Kamis, 06 Oktober 2016

4 Cara Efektif Deteksi Kebohongan Pria

Sahabat pembaca asemolas, kembali malam ini saya akan mengangkat topik khusus tentang 'pria'. Informasi ini sepertinya akan sangat penting untuk kamu (entah pria ataupun wanita). Catatan kecil ini berjudul: "4 Cara Efektif Deteksi Kebohongan Pria". Mari simak bersama.


Pasangan Romantis


Seorang agen federal berpengalaman bernama: J.J. Newberry; pernah mengatakan bahwa "Kamu tidak perlu menjadi seorang detektif untuk mengungkap kebohongan pria".
Berangkat dari pernyataan tersebut, dapat dianalisa bahwa sebagai pasangan akan ada banyak cara untuk mendeteksi kebohongan pria. 

Berikut ada empat (4) cara efektif deteksi kebohongan pria. Diantaranya:

  • Ucapannya Tidak Konsisten
Apabila tiap kali kamu tanya dengan pertanyaan yang sama, dia akan menjawabnya tidak konsisten. Jika hal itu yang terjadi artinya ada sesuatu yang disembunyikannya darimu. Contohnya: saat kamu bertanya sedang ada di mana? Detik itu ia menjawab sedang rapat di kantor. Namun, sore harinya kamu tanya kabarnya lagi dengan cara dan kalimat yang berbeda. Dan dia akan memberi jawaban yang lain pula. 

Coba kamu desak lagi dengan mengatakan,"Tadi pagi kayaknya kamu bilang lagi rapat di kantor. Tapi kok sekarang kamu bilang bertemu dengan klien." Biasanya, dia akan ngeles alias mencoba menghindar atau bahkan beralih topik pembicaraan yang baru. 

Newberry kembali mengatakan seperti ini: "Ya begitulah pria. Ketika sedang berbohong, ia cenderung tidak konsisten terhadap pernyataannya."


Dua Hati Terpaut Cinta

  • Jawaban Terlalu Detail
Bila kamu hanya memberi pertanyaan sederhana, namun ia menjawab secara detail. Hal itu juga menunjukkan sebenarnya dia sedang berbohong. 

Misalnya, kamu bertanya, "Kok baru datang, dari mana saja?" Lalu ia menjawab, "Dari bengkel betulin mobil, mesinnya enggak bisa distarter. Eh, tadi di bengkel ketemu teman lama, teman SMP, ya sudah  ngobrol banyak hal jadinya. Kebetulan pemilik bengkel itu temannya. Yah, tidak enak kan ditinggal begitu saja. Jadilah kita ngobrol lagi sehingga jadinya telat sampai ke sini."

Terlalu banyak informasi yang dia berikan padamu. Menurut Newberry, jawaban seperti ini mengindikasikan dia sudah mempersiapkan jawabannya secara  rinci agar tidak ketahuan olehmu sebagai pasangan.

  • Gagap atau Speechless
Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menangkap kebohongannya adalah dengan melontarkan pertanyaan yang tak terduga atau di luar konteks. Misalnya kalau kamu dan dia sedang seru-serunya ngobrol tentang film, coba selipkan pertanyaan lain. 

Kalau dia terlihat gagap, speechless, atau bahkan tidak mampu menjawab, itu tandanya dia sedang berbohong. 
"Sekitar 4% orang yang berbohong tidak akan bisa menjawab pertanyaan tak terduga dan di luar konteks," kata Newberry.


Bergandengan Tangan Untuk Satu Tujuan

  • Cari Tahu Kebenaran
Satu hal yang perlu diingat bahwa kamu juga sebaiknya jangan buru-buru berprasangka buruk dulu dengan kebohongannya. Pasalnya bisa jadi meski dia terindikasi berbohong, pasti ada hal yang dilontarkannya dengan benar. 

"Lebih penting mengetahui kebenaran daripada sebuah kebohongan. Dan sungguh lebih bijak jika sebagai pasangannya kamu mengetahui penyebab kebohongan pria lebih diutamakan, ketimbang mempermasalahkan kebohongan yang dia lakukan," kata Newberry

Karena itu, alangkah lebih baik jika kamu mengetahui kebenarannya dan mencari penyebab mengapa dia melakukan kebohongan. 

~~

Kira-kira itu beberapa cara efektif deteksi kebohongan pria. Mudah-mudahn tips ini dapat bermanfaat dan makin membuat hubunganmu dengan pasangan kian langgeng.

Jika ada komentar atau saran terkait artikel ini, bisa tuliskan di kolom komentar. Selamat mencoba ;)


Bahagia Bersama Selamanya


Rabu, 05 Oktober 2016

Makna Sebuah Pertemanan

Sahabat pembaca asemolas, kali ini saya akan membahas topik tentang 'teman'. Lebih tepatnya " Makna Sebuah Pertemanan". Saya yakin ini bukan merupakan hal baru apalagi asing buat kamu kan? Karena pada dasarnya; saya, kamu, atau mereka semua butuh dan punya 'teman' untuk berbagi. Kamu setuju?

Aku Dan Sahabat-sahabatku


Apa Itu Teman Atau Pertemanan?
Bagaimana reaksimu tak kala suatu ketika ada yang bertanya: "Kamu punya berapa teman?". Kira-kira seperti apa jawabanmu. Apa kamu akan memberi jawaban dua orang, tiga, atau banyak? Atau kamu malah sejenak terdiam karena kaget dengan pertanyaan seperti itu. Terus balik bertanya: "Maksudnya bagaimana? Teman apa, dimana, dan seperti apa?". Bingung kan.

Hal seperti itu pernah saya alami saat salah seorang teman bertanya "Temanmu ada berapa banyak?" Jujur, saya agak terperanjat seakan tak bisa menjawab. Yah, agar tidak seperti menghindar untuk memberi jawaban maka saya balik bertanya padanya. "Teman seperti apa yang kamu maksudkan? Teman yang ada di sini atau dimana?".

Teman saya malah tertawa setelah mendengar jawaban dari saya. Seolah-olah jawaban saya merupakan lelucon baginya karena suara tawanya seakan tak bisa berhenti. Saya tidak marah ataupun sedih melihat reaksinya. Saya malah bersyukur karena bisa membuatnya tersenyum bahagia. Itung-itung mungkin salah satu teorinya benar.

Berawal dari pertanyaan di atas, apa itu teman? Buat saya, teman adalah seseorang yang selalu berusaha menjaga kita dari rasa sedih dan kesendirian. Orang yang selalu menghadirkan pikiran positif  dan selalu memberikan motivasi agar saya bisa tumbuh menjadi pribadi yang kian baik.

Foto Bareng Teman Terbaik


Teman Dan Media Sosial
Jika kembali mengingat pertanyaan teman diatas, saya terkadang senyum-senyum sendiri. Karena bila disadari di zaman yang kian canggih seperti sekarang ini kian maraknya penggunaan social media dan social networking. Dari situ kita akan memperoleh banyak teman. Dan pertemanan itu seakan menjadi suatu hal yang terkesan unik. 

Lihat saja di akun media sosial  yang kamu miliki seperti facebook. Di sana ada ribuan orang yang menjadi teman kita. Belum lagi di akun social media lainnya seperti twitter, instagram, path, tumblr, linkedin, atau pinterest. Tidak hanya terbatas di situ. Ada daftar kontak BB, whatsapp, line yang selalu menghubungkan kita dengan teman-teman di luar sana. Dari situ kita sadar bahwa teknologi seakan menciptakan jarak yang kian tipis diantara semua orang. 

Dari sana kita bisa mengenal semua orang tanpa batasan usia. Tanpa perlu ditelusuri lebih jauh tentang asal usul atau usianya. Semua orang seakan bisa memberikan komentar tentang apa dan siapapun. Saat itu, tak ada lagi yang menilai saya ataupun kamu sebagai orang yang sok akrab ketika mengomentari status seseorang. Sungguh unik kan. 

Mereka semua yang terhubung di akun media sosial saya dan kamu adalah teman. Sekarang, kembali ke topik utama, apakah mereka semua bisa disebut sebagai teman? 


Makna Kehadiran Teman
Jika orang-orang yang terhubung di akun media sosial adalah teman, lalu muncul pertanyaan lanjutan: "Apa arti pertemanan sesungguhnya? Mungkinkah seseorang yang secara fisik dan nyata ada di samping kita tiap saat,  paham kapan kita sedih, marah atau bahagia. 

Ataukah, mereka yang mungkin dan bahkan tidak pernah kita kenal sebelumnya, bagaimana rupanya, seperti apa karakternya tetapi ia seakan mampu memahami pikiran kita? Dapat merasakan kesedihan, mampu memberikan dukungan saat kita bingung, dan bahkan bisa menertawakan kebodohonan bersama? 

Tertawa Dan Bahagia Bersama Sahabat


Jujur, hingga kini sungguh sangat sulit buat saya untuk mengartikannya. Jika harus menggunakan hitungan jumlah, susah menemukan orang yang tak punya kawan di masa sekarang ini. Namun, jika diselidiki di kehidupan nyata; kita akan selalu menemukan orang-orang yang tetap merasa sendirian hidup di dunia. 

Dalam kondisi stres dan depresi misalnya. Begitu banyak orang yang melarikan diri pada hal-hal negatif. Misalkan, narkoba atau hal-hal negatif lainnya. Saat ditanya alasannya, tidak sedikit yang menjawab: "Saya tidak punya teman untuk berbagi. Tak ada keluarga yang mau diajak bicara dan berbagai alasan lainnya yang bila ditarik benang merahnya, sesungguhnya ia merasa tidak punya teman lagi. Itu saja". (CM)

~~

Sekarang menurut kamu, siapakah teman sesungguhnya? Siapakah teman kita? Atau, apakah kita benar adalah teman bagi orang-orang di sekitar kita? Apakah kita ada ketika teman kita susah, seperti halnya kita suka bersamanya ketika senang? Pertanyaan yang seakan selalu menjadi teka-teki.

Jika kamu punya jawaban ataupun komentar terkait artikel ini, bisa tuliskan di kolom komentar. Mudah-mudahan catatan ini dapat memberikan makna tersendiri buat kita semua. 

Sampai jumpa di kisah selanjutnya ;)

Berkumpul Bersama Teman-teman Dekat


Selasa, 04 Oktober 2016

Apa Itu Minyak Esensial?

Hallo sahabat pembaca asemolas, kali ini saya akan membahas tema tentang "Apa Itu Minyak Esensial?". Bagi sahabat yang baru atau belum mengetahui tentang hal ini, mari bersama saya ikuti ulasan singkat berikut.

Minyak Zaitun Dan Bunga Mawar


Apa Itu Minyak Esensial?
Para ilmuwan terutama ahli biologi lebih mengenalnya dengan nama 'Minyak Atsiri'. Minyak Atsiri ini biasa juga dikenal dengan nama:

  • Minyak Eterik (Aetheric Oil)
  • Minyak Terbang (Volatile Oil)
  • Minyak Esensial (Essential Oil)
  • Minyak Aromatik (Aromatic Oil)
Minyak Atsiri ini merupakan kelompok minyak dari bahan nabati (berasal dari tumbuh-tumbuhan). Dimana memiliki wujud berupa cairan kental pada suhu ruang tetapi sangat mudah menguap sehingga dapat memberikan suatu aroma yang unik dan khas. 

Dikatakan mempunyai aroma yang khas dan unik karena bahan pokoknya berasal dari wangi-wangian atau minyak gosok yang biasa dipakai untuk pengobatan dari bahan-bahan alami. Di dalam perdagangan, hasil destilasi atau hasil penyulingan minyak ini dikenal sebagai bibit minyak wangi atau bibit parfum.


Minyak Esensial Sebagai Perawatan
Sejak bertahun silam, tradisi dari berbagai negara di dunia telah mengetahui bahwa pemakaian minyak esensial sebagai perawatan untuk menjaga keindahan kulit.

Hal yang sama masih berlaku hingga kini. Berkat perkembangan riset dan teknologi modern dan kian canggih, efektivitas minyak esensial pun sudah teruji. Bahkan, hasil ekstraksi tumbuhan ini kerap dipakai sebagai bahan dasar dalam berbagai produk perawatan kulit.

Selain bersifat alami, minyak esensial juga terbukti mampu mengatasi sejumlah masalah kulit dan rambut. Karena itulah, 'si minyak ajaib' ini kian populer dan terus digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Sehingga tidak salah jika minyak jenis ini kian marak beredar di pasaran.


Jenis Dan Fungsi Minyak Atsiri
Perlu diingat dan diperhatikan bahwa aplikasinya tak boleh asal. Ada beberapa aturan dasar yang sebaiknya harus dipahami. Misalnya, tidak semua tumbuhan dapat diekstraksi dan menghasilkan minyak yang baik bagi kulit.

Hanya beberapa yang lazim dipakai dan sering ditemukan dalam produk kulit, seperti:
Minyak Jojoba
Fungsinya: untuk menguatkan kulit dengan cara memberikan kelembapan agar kulit tak mudah menua dan rapuh. Nilai plusnya, mengurangi produksi minyak berlebih dari kelenjar kulit.

Minyak Biji Anggur (Grapeseed)
Fungsinya: melindungi kulit karena kaya akan kandungan asam linoleat dan anti oksidan untuk mencegah infeksi bakteri.

Minyak Tea Tree
Berfungsi: mengatasi jerawat dengan mengangkut oksigen ke pori-pori serta membunuh bakteri yang merupakan penyebab jerawat.

Minyak Rosehip
Fungsinya: memperbaiki tekstur dan warna kulit yang tidak merata. Hal ini karena jenis ini kaya akan kandungan asam lemak dan vitamin C yang berfungsi mengatasi paparan sinar matahari pada kulit.

Minyak Primrose
Fungsi: untuk menambah elastisitas sehingga mengembalikan kekencangan dan kekenyalan kulit.

Minyak Zaitun
Berfungsi: menutrisi dan melembapkan, bahkan dikenal sebagai pelembap terbaik bagi kulit.

Minyak Biji Kamelia
Fungsinya: merangsang produksi kolagen agar kulit senantiasa tampak lebih muda.

Minyak Almon
Fungsi: untuk meredakan iritasi dan meningkatkan sensitivitas kulit.


Minyak Wangi Dan Perempuan


Minyak Sebagai Kebutuhan Kulit
Selain mengenali ragam dan fungsinya, pemakaian minyak esensial juga perlu disesuaikan dengan beberapa kebutuhan kulit. Kebutuhan yang dimaksud diantaranya:

  • Untuk Melembapkan Wajah

Pemakaian pelembap di pagi hari atau serum di malam hari sebelum tidur adalah langkah utama untuk memberikan kesegaran dan kelembapan yang selalu melekat pada wajah. Biasanya, minyak menjadi kandungan dasar pada dua produk ini karena dinilai paling efektif mengikat kelembapan pada wajah.

Hanya saja, kadar minyak bisa saja berbeda-beda pada setiap produk. Contohnya, kadar minyak lebih banyak ada pada pelembap untuk jenis kulit kering ketimbang untuk kulit berminyak. Oleh karena itu, jika tipe kulit cenderung berminyak, sebaiknya pilih pelembap yang kandungan minyaknya lebih sedikit.

  • Membersihkan Wajah

Di penghujung hari setelah seharian beraktivitas, membersihkan wajah dari paparan debu dan sisa kosmetik adalah ritual wajib yang tak boleh diabaikan. Terkadang kebanyakan orang berpikir bahwa membersihkan wajah dengan air dan sabun sudahlah cukup. Namun, air dan sabun pun ternyata belum cukup untuk melakukannya.

Pilihan terbaik adalah dengan menggunakan minyak. Mengapa minyak? Alasannya, minyak adalah bahan ideal untuk mengangkat kotoran yang juga berupa minyak. Misalnya, minyak dari produksi kelenjar, minyak dari kosmetik berbahan silikon, atau dari sisa tabir surya tahan air yang kita pakai di siang hari.

Berikut contoh cara membersihkan wajah dengan minyak:
Mengaplikasikan minyak esensial pada permukaan wajah sambil dipijat. Lanjutkan dengan membilas wajah menggunakan air yang sudah dicampur busa sabun. Cara ini dapat mencegah kulit kering akibat pemakaian sabun pembersih wajah.

Satu yang perlu diperhatikan bahwa akan ada bonus untuk kulit jika membersihkan wajah dengan menggunakan minyak: Karena minyak pembersih wajah juga sangat cocok digunakan pada kulit berjerawat atau yang mengalami eczema serta kulit sensitf. Dimana kandungan minyaknya dapat membantu menguatkan lapisan kulit sehingga lebih kebal terhadap risiko kulit kering dan infeksi oleh bakteri.


Aplikasi Minyak pada Kulit Berminyak
Jika ditanya, bolehkah kita melakukan aplikasi minyak pada kulit berminyak? Jawabannya: boleh saja!. Namun perlu disiasati cara pemakaiannya. Hal serupa pernah diungkapkan oleh "Nöelle Sherber, MD", seorang dokter kulit dari Washington DC.

Sebagai contoh, coba tambahkan setetes minyak esensial ketika akan menggunakan serum atau pelembap yang mengandung asam hyaluronic atau gliserin. Fungsinya untuk menambah kelembapan. Dengan begitu, kelenjar kulit seolah menerima sinyal bahwa kondisi kulit sudah cukup lembap sehingga secara alami produksi minyak oleh kelenjar pun dikurangi.

Jadi, yang perlu dan harus diperhatikan adalah ada baiknya pilihlah jenis minyak esensial yang bersifat anti peradangan dan mengandung omega 3. Karena terbukti efektif menekan produksi minyak berlebih.


Spa Dan Minyak Aroma Terapi


Hasil dari aplikasi minyak tersebut diantaranya:

  • Mengharumkan dan melembutkan seluruh tubuh


Selain kaya akan kandungan pelembap dan nutrisi buat kulit, minyak esensial juga mengandung aroma terapi yang memberikan keharuman nan unik. Aromanya makin kental jika minyak ini dikeringkan, yakni dalam bentuk body butter.

Awal mulanya body butter dibuat sebagai parfum dalam bentuk padat dengan tekstur yang ringan dan mudah meresap. Tujuannya agar mudah diaplikasikan dan harumnya menempel lebih lama karena diaplikasikan langsung pada kulit.

Namun kini, seiring berkembangnya inovasi, body butter tidak hanya diminati karena aromanya tapi juga karena diperkaya dengan aneka nutrisi yang dapat memberikan khasiat lebih banyak bagi kelembutan dan keindahan kulit.


  • Menutrisi rambut

Seperti halnya pada wajah dan tubuh, minyak esensial juga mampu melindungi kelembapan dan mencegah penguapan berlebih pada kulit kepala. Termasuk pula mengendalikan produksi minyak. Nah, saat mencari produk rambut yang mengandung minyak esensial, coba perhatikan kandungan trigliserida pada labelnya.

Trigliserida adalah kandungan dari minyak sayur dan buah yang mirip dengan minyak yang dihasilkan kelenjar sebum para rambut. Sumber terbaiknya berasal dari minyak argan, minyak zaitun, minyak almon, minyak kelapa, serta minyak avokad.

Sebaliknya, produk dengan kandungan seperti mineral dan minyak buatan seperti parafin sebaiknya dihindari karena hanya akan mengotori kulit kepala dengan minyak dan lemak.


  • Sebaiknya bukan baby oil

Baby-oil dan petroleum seringkali kita pakai untuk membersihkan kotoran pada kulit atau mengatasi kulit yang kering dan iritasi. Namun tidak dianjurkan untuk memakainya terlalu sering. Hal ini karena mengingat minyak yang digunakan merupakan minyak buatan dengan tekstur terlampau berat dan berlemak.

Jadi alih-alih terserap oleh kulit, justru minyak tersebut hanya akan menumpuk di permukaan kulit dan menutupi pori-pori. Ini berbeda dengan minyak alami atau minyak esensial yang biasanya sudah melalui proses formulasi.

Proses ini menghasilkan minyak dengan struktur molekul sangat ringan sehingga mudah terserap dan meresap pada kulit. Lebih lagi, jenis minyak baik ini juga mampu melancarkan sirkulasi oksigen ke kulit serta mengunci kelembapan dari dalam. Ini artinya, kulit jadi tak mudah kering akibat proses penguapan akibat paparan sinar matahari atau radikal bebas lainnya. (IM)

~~

Mungkin itu dulu informasi seputar minyak esensial atau minyak atsiri. Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat buat sahabat asemolas dimana pun.

Jika ada masukan, saran, atau informasi tambahan terkait artikel ini, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah ini.

Sampai jumpa di informasi berikutnya ya ;)


Wangi-wangian Dan Minyak Terapi


Senin, 03 Oktober 2016

Catatan Seorang Teman

Baru-baru ini seorang teman menulis status di Facebooknya: "Bagaimana yah caranya ngilangin rasa bersalah pada ibu yang bekerja? Apa lebih baik berhenti kerja saja?".


Wanita Karier Yang Sedang Bekerja


Saya tersenyum membaca status itu.  Saya masih ingat betul,  masa-masa awal kembali bekerja setelah cuti selama tiga (3) bulan. Ugh! Rasanya berat sekali. Dan saya yakin, di luaran sana banyak juga para ibu yang mengalami hal yang sama seperti saya. 


Antara Kerja Dan Anak
Sulit untuk dijawab jika diberi pilihan 'Terus bekerja' atau 'Urus anak di rumah'. Dua hal penting yang selama ini saya butuhkan. Dimana sebagai seorang wanita yang sudah menikah, saya dan suami merindukan hadirnya buah hati tercinta. Di sisi lain, saya memilih kerja untuk membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga dan alasan lain yang enggan saya katakan.

Meski saat menjalankan kedua hal itu secara bersamaan sangatlah berat buat saya. Misalkan, dari segi mental, saya merasa 'terteror' oleh perasaan bersalah karena harus meninggalkan bayi dalam asuhan dan pengawasan orang lain. Sementara itu, dari sisi fisik, saya juga seakan digempur 'habis-habisan'. 

Selain tidak bisa tidur malam lebih dari empat jam sebab si kecil sering bangun di tengah malam. Untuk urusan kerja, saya juga harus lebih sering lembur di kantor. Yah maklum, saat itu saya sedang mengerjakan proyek baru yang butuh perhatian lebih.


Antara Kerja Dan Anak


Suami Yang Selalu Suport
Beruntung saya punya suami yang cepat membaca situasi tidak sehat ini. Dia meyakinkan saya agar tidak perlu terlalu merasa bersalah saat meninggalkan si buah hati di rumah. 
"Percayalah, anak kita tahu siapa ibunya. Dia tetap menyayangimu meskipun tidak setiap jam dan menit ada bersamanya. Selamanya engkau akan tetap jadi nomor satu di hatinya". Begitu cara pasangan saya memberikan motivasi dan dukungan. Dan saya pun terdiam.

Ya, jujur harus diakui bahwa rasa bersalah ini sering. Hal ini disebabkan adanya perasaan takut yang mungkin agak berlebihan, kalau-kalau nanti 'si kecil' tidak akan mengenal dan menyayangi ibunya. Ada rasa cemas, mungkinkah ketika dia sakit dan terluka, yang dipanggilnya adalah nama kakek-nenek atau bahkan nama pengasuhnya. Atau, terkadang berpikir tidak siap menerima tak kala anakku lebih memilih tinggal di rumah daripada pergi bersamaku di akhir pekan.

Namun, lagi-lagi dengan tenang dan sabar suami memberi pencerahan agar beban yang ada di kepala tidak lagi menyiksa dan membebankan saya. Karena situasi itu akan sangat berpengaruh pada anak kita nanti. 


Bebaskan Pikiran Demi Kebahagiaan
Pikiran juga ketakutan-ketakutan yang diciptakan sendiri terkadang makin kuat berpengaruh jika tidak segera dibuang jauh-jauh. Sebab kalau terus dipelihara maka akan sangat mengganggu relasi antara ibu dan anak. Karena pada dasarnya, segala situasi bathin atau pikiran ibu secara tak langsung bisa dirasakan oleh 'si kecil'. Pun sebaliknya.

Seperti yang saya alami. Karena terlalu 'sibuk' memikirkan rasa bersalah, tanpa sadar saya malah jadi ibu yang kurang menyenangkan buat anak. Sebab makin jarang tersenyum, bercanda, atau tertawa lepas bersamanya. Boleh dikata jauh dari asyik. 
Inilah yang sebenarnya paling tidak baik menurut saya. 'Membuat anak tidak nyaman' saat ada bersama kita. Jadi bukan semata-mata karena dia ditinggal seharian bekerja.

Bisa jadi, ada yang menganggap pernyataan di atas adalah sebuah pembenaran. Saya tidak akan mengelak. Apalagi membela diri. Tapi saya yakin, setiap anak berhak atas senyum ibunya. 

Anak berhak dan perlu diajak main-main. Bukan dihujani air mata hanya karena ibunya merasa bersalah pulang kemalaman. Bukan pula dijejali kalimat-kalimat permintaan maaf karena harus berangkat ke kantor pagi-pagi.
~~

Ini pendapat dan perasaan saya. Ada yang setuju, banyak juga yang tidak sepaham. Kalau Anda bagaimana?

Untuk sahabat yang mempunyai pengalaman serupa atau mungkin kisah berbeda, bisa tuliskan di kolom komentar. 
Sampai jumpa di kisah berikutnya ya ;)


Bahagia Bersama Keluarga


Senin, 26 September 2016

Tips Aman Saat Parkir Mobil

Sudah amankah kendaraan Anda pada saat anda tinggal di parkiran? Pastikan dulu. Ya, berhati-hatilah. Ada banyak kasus perampokan mobil atau perampokan barang barang berharga yang ada di dalam mobil terjadi pada saat mobil sedang diparkir.

Tips Aman Saat Parkir Mobil

Untuk itu Anda harus benar-benar yakin akan keamanan kendaraan Anda pada saat di parkiran, dan tidak melakukan kesalahan pada saat memarkir kendaraan yang dapat berujung pada perampokan. Karena sebagian besar kasus perampokan kendaraan yang terjadi, disebabkan oleh kelalaian pengemudinya dalam mengamankan kendaraan.

Lalu bagaimana caranya untuk dapat mengamankan kendaraan yang sedang diparkir?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi parkir, sebisa mungkin tidak memarkir kendaraan di pinggir jalan tanpa adanya penjagaan dari tukang parkir. Tempat yang sepi dan gelap juga memicu terjadinya kasus perampokan.

Pastikan Anda sudah mengunci semua pintu dan jendela kendaraan anda. Mengunci setir kemudi dan menggunakan alarm kendaraan juga sangat disarankan. Jangan pernah meninggalkan kunci cadangan di dalam mobil, walaupun disimpan pada tempat yang tersembunyi sekalipun.

Yang terakhir adalah selalu membawa turun barang barang berharga yang ada di dalam mobil, seperti laptop, handphone, uang, perhiasan, dan lain-lain. Karena barang barang berharga yang ditinggal di dalam mobil akan memancing niat jahat pelaku perampokan.

Demikian catatan singkat dari Ase Molas tentang Tips Aman Saat Parkir. Berhati-hatilahlah selalu. Ingat pesan Bang Napi, "Waspadalah! Waspadalah!! Waspadalah!!!"